Capai 0,78 Persen, Inflasi Maret Kota Madiun Lampaui Jatim Dan Nasional

Di Posting Oleh madiuntoday

4 April 2022

MADIUN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun merilis angka inflasi Kota Madiun pada Maret 2022. Yakni, sebesar 0,78 persen. Angka ini melesat tinggi dibandingkan inflasi Kota Madiun pada Februari 2022 yang hanya 0,03 persen.

Tak hanya itu, angka inflasi Maret Kota Madiun juga di atas Jawa Timur dan Nasional. Masing-masing 0,71 persen dan 0,66 persen.

Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny mengatakan, tingginya angka inflasi di Kota Madiun dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya, meningkatnya daya beli masyarakat.

‘’Ini artinya upaya Pemkot Madiun dalam mengendalikan kasus covid-19 berhasil, sehingga masyarakat sehat. Dengan demikian ,berdampak pada perkonomian yang turut bergerak,’’ tuturnya sembari mengatakan bahwa terjadi permintaan atau demand tinggi dan sementara suplai barang stabil.

Selain itu, faktor lainnya dipengaruhi kenaikan harga cabai rawit dengan andil inflasi 0,08 persen. Kemudian tempe, telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, juga minyak goreng.

“Jika sebelumnya menjadi pemicu deflasi, setelah HET dicabut, minyak goreng kembali menjadi komoditas pemicu inflasi dengan andil sebesar 0,04 persen,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah komoditas penekan inflasi antara lain turunnya harga tomat, aneka jenis buah, pasir, semen, biskuit serta ikan nila.

Henny menyebut dari delapan kabupaten/kota penghitung inflasi di Jawa Timur, seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi terjadi Sumenep 1,09 persen, Jember 1,07 persen, Banyuwangi 0,92 persen, Madiun 0,78 persen. Disusul Probolinggo 0,72 persen, Surabaya 0,70 persen, Malang 0,63 persen dan Kediri 0,43 persen. (Nanda/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait