Silaturahmi dengan Guru PPPK, Wali Kota Apresiasi Guru PPPK Turut Tangani Stunting

Di Posting Oleh madiuntoday

18 Juli 2022

MADIUN – Penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Tak terkecuali dari tenaga pendidik. Kali ini, perhatian datang dari 132 guru PPPK angkatan 2021. Mereka menghimpun dana untuk kemudian diwujudkan sembako dan asupan gizi kepada keluarga stunting. Setidaknya, ada 50 paket sembako yang dibagikan kepada bayi stunting tersebut. Sepuluh di antaranya dibagikan langsung Wali Kota Madiun, Maidi di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (18/7).

‘’Stunting kita sudah dibawah target nasional. Tetapi jangan puas dulu. Harus terus diupayakan untuk ditekan. Terima kasih kepada guru PPPK yang juga turut menekan angka stunting ini,’’ kata wali kota.

Guru, kata wali kota, memang harus kreatif. Tidak hanya harus mampu menstranfer ilmunya kepada peserta didik. Tetapi juga harus bisa memahami kebutuhan peserta didik termasuk urusan kesehatannya. Sebab, murid yang kurang sehat juga akan mempengaruhi proses belajar mengajarnya. Stunting, lanjut wali kota, pasti akan berpengaruh pada proses KBM tersebut. Karenanya, pemerintah terus berupaya menekan angka stunting.

‘’Guru PAUD yang bisa tekan stunting diberi reward. Kita sekolahkan lagi. Kita beri pelatihan-pelatihan,’’ jelas wali kota.

Program tersebut sebagai wujud syukur ratusan PPPK rekrutmen 2021 tersebut. Mereka kini telah bertugas di sejumlah sekolah di Kota Madiun. Wali kota berharap kepedulian terus ditingkatkan. Harapannya, angka stunting di Kota Madiun terus turun. Saat ini, stunting Kota Madiun di angka 12 persen. Sedang, target pemerintah pusat di bawah 14 persen pada 2024 nanti. Artinya, Kota Madiun sudah di bawah target pusat kendati target tersebut masih akan diterapkan.

‘’Ini awal yang baik. Apapun itu kalau didasari kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, hasilnya akan baik,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)

Artikel Terkait