Hadiri Pembukaan Piala KASAD Liga Santri, Wali Kota: Kesempatan Mencari Bibit Jempolan

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Agustus 2022

MADIUN – Piala KASAD Liga Santri PSSI 2022 Tingkat Korem 081/Dhirotsaha Jaya dimulai. Partai pembukaan antara PP Palm Almujari Trenggalek dan PP Al Fatah Kikil Pacitan berlangsung seru di Stadion Wilis, Senin (1/8) sore. Wali Kota Madiun, Maidi turut menghadiri seremonial pembukaan sekaligus menyaksikan partai pembuka tersebut.

Wali Kota Maidi menyebut Liga Santri bisa menjadi ajang mencari bibit-bibit bagus sepak bola. Kota Madiun dengan PSM-nya bisa memantau untuk memilih atlet ke depannya. Wali kota berharap peserta bertanding secara maksimal dan serius. Sebab, banyak mata memantau. Mereka yang dinilai bagus tidak menutup kemungkinan bisa direkrut klub besar.

‘’Memang saya minta main di sini. Kita punya stadion bagus. bisa dimanfaatkan. Karena mainnya di sini, kita bisa memantau langsung mana-mana bibit yang bagus,’’ kata wali kota.

Kota Madiun, kata wali kota, punya klub-klub sepak bola dan juga PSSI tingkat kota. Hadirnya liga santri di Kota Madiun merupakan kesempatan langka. Mereka diminta untuk memantau pemain dengan bakat hebat. Ke depan, pemain itu bisa direkrut untuk memperkuat klub lokal Kota Madiun.

‘’Melatih butuh waktu dan tidak bisa instan. Ini mumpung ada kompetisi, kita pantau yang punya potensi. Segera kita ambil untuk dilatih,’’ terangnya.

Kasrem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto menyebut terdapat sembilan klub yang bertanding dalam kompetisi tingkat Korem ini. Sebelumnya, mereka sudah bertanding ditingkat Kodim. Sembilan klub tersebut akan diambil dua terbaik untuk menuju ke tingkat Kodam. Yuli berharap terdapat perwakilan dari Korem 081 yang bisa tembus ke tingkat nasional.

‘’Nanti kita ambil dua untuk melaju ketingkat Kodam dan nasional. Semoga ada perwakilan dari wilayah Korem 081 yang bisa sampai tingkat nasional,’’ jelasnya.

Liga Santri 2022 ini, lanjutnya, juga sebagai ajang pencarian bakat atlet-atlet sepak bola dari kalangan santri. Seperti diketahui, ada banyak pemain timnas jebolan liga santri yang mengharumkan nama daerah maupun negara.

‘’Kita mencari bakat-bakat sepak bola dari pondok-pondok, dari para santri. Seperti kita ketahui, ada banyak pemain nasional yang berangkat dari liga santri,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Artikel Terkait